Berita Terkini

Obama Serukan Rencana Pembangunan Prasarana S

Jakarta, Presiden Barack Obama menyerukan rencana pembangunan prasarana senilai 50 milyar dolar AS, se...

Selengkapnya

DPRD Pamekasan Sayangkan Tidak Adanya Operasi

News image

Pamekasan, Ketua Komisi B DPRD Pamekasan Hosnan Achmadi menyayangkan, hingga mendekati Lebaran rupan...

Selengkapnya

Pertemuan RI-Malaysia Harus Hasilkan Keputusa

Tanjungpinang, Pertemuan Menteri Luar Negeri RI dan Malaysia di Kinabalu hendaknya menjadi dasar keing...

Selengkapnya

Berita Pilihan

Error: Any articles to show

Pertemuan RI-Malaysia Harus Hasilkan Keputusan Positif
Selasa, 07 September 2010 19:04    PDF Cetak E-mail

Tanjungpinang, Pertemuan Menteri Luar Negeri RI dan Malaysia di Kinabalu hendaknya menjadi dasar keinginan kedua negara memperbaiki hubungan bilateral dalam proses percepatan penyelesaian perbatasan laut . Provinsi Kepulauan Riau sebagai kawasan perbatasan merasa khawatir jika pertemuan tersebut tidak menghasilkan keputusan apa-apa.

Kekhawatiran tersebut setidaknya sebagai bentuk desakan masyarakat agar pemerintah pusat mengambil langkah bijak. Kepulauan Riau sebagai kawasan perbatasan dengan Vietnam, Kamboja, Singapura dan Malaysia, dinilai sangat rentan dalam berbagai hal, sehingga tidak tertutup kemungkinan terjadi ancaman keamanan.

Oleh karena itu, pertemuan Menteri Luar negeri di Kinabalu diharapkan tercapai kesepakatan kedua negara untuk menyelesaikan sengketa perbatasan laut seperti dikemukakan Bupati Bintan Ansar Ahmad ketika diminta tanggapannya. Pemerintah pusat, menurut Ansar Ahmad, harus tegas , jika Malaysia mengaku bersahabat dengan Indonesia.

Lebih lanjut dijelaskan, persoalan perbatasan laut menjadi kepentingan kedua negara yang harus menjadi prioritas untuk diselesaikan. Pertemuan tersebut patut disyukuri, karena adanya kesepakatan untuk membuka jalan harmonisasi kedua negara.

Pasca insiden perairan Bintan yang terjadi 13 Agustus 2010 menimbulkan ketegangan politik luar negeri. Penyelesaian kasuistik Tenaga kerja Indonesia juga menjadi penting, karena hingga saat ini pemulangan TKI bermasalah terus mengalir ke tanah air, termasuk melalui pelabuhan Sri Bintanpura Tanjungpinang.

(John Hendri/HF)

 
Eva Sundari: Masyarakat Tunggu Rencana Aksi Konsensus Nasional
Senin, 06 September 2010 15:15    PDF Cetak E-mail

Jakarta, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebutkan, upaya untuk menyusun sistem nasional dan konsensus bagi masa depan Indonesia bukanlah monopoli elite politik semata. Selain itu, harus ada diskusi dan mengakomodasikan wacana dari publik, sehingga semua pihak ikut serta mewujudkan sistem nasional bagi Indonesia di masa yang akan datang.

Wacana tersebut dikemukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika berbuka puasa bersama dengan pimpinan Partai Koalisi di Puri Cikeas Indah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/9). Menanggapi hal itu, Eva Sundari dari Fraksi PDI Perjuangan DPR RI dalam dialog inetreaktif dengan Pro3 RRI hari ini, berharap dalam mewujudkan sistem nasional bagi Indonesia di masa akan datang itu, agar persoalan yang mudah  tidaklah dipersulit.

Eva Sundari menambahkan, yang terpenting sekarang adalah aplikasi dan realisasi dari pelaksanaannya, di mana masyarakat menunggu aksi dari kesuksesan konsensus nasional yang diwacanakan Presiden Susilo Bambang Yudhono tersebut.

(Ria Saptawati/HF)

 
KPUD : Pemilukada Bengkulu Utara dan Tengah dapat berjalan sesuai jadwal kendati masih terkendala anggaran .
Minggu, 05 September 2010 17:54    PDF Cetak E-mail
BENGKULU_copyBengkulu, -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Propinsi Bengkulu mengharapkan Pemilihan Umum Kepala Daerah, diKabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah serta Pemilukada Putaran ke-2 di kabupaten kaur dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Ketua KPU Propinsi Bengkulu Dunan Herawan menengaskan walapun dilaksanakan tetap Waktu tetapi harus ada kepastian masalah anggaran dari Pemerintah daerah masing-masing,untuk memperlancar pelaksanaan tahapan  Pemilihan Umum Kepala Daerah sejak awal hingga
penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Menurut Dunan Herawan dana yang belum jelas akan diambil dari mana untuk melaksanakan Pemilukada putaran ke-2 di Kabupaten kaur, karena anggaran yang disediakan oleh Pemerntah Daerah setempat saat ini tidak mencukupi untuk melaksanakan Pemilukada putaran ke-2, sama halnya dengan untuk pelaksanaan Pemilukada di Bengkulu Tengah.

Sementara untuk  pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabuaten Bengkulu Utara  dikatakan Dunan Herawan, tidak ada kendala dan tahapannya telah dimulai  serta akan digelar pemungutan suara pada tanggal 15 Desember 2010 ini,  yang mana tahapannya akan berakhir pada bulan Februari 2011 mendatang. (arfi jonizon/HR)
 


Halaman 1 dari 358