Berita Terkini

Obama Serukan Rencana Pembangunan Prasarana S

Jakarta, Presiden Barack Obama menyerukan rencana pembangunan prasarana senilai 50 milyar dolar AS, se...

Selengkapnya

DPRD Pamekasan Sayangkan Tidak Adanya Operasi

News image

Pamekasan, Ketua Komisi B DPRD Pamekasan Hosnan Achmadi menyayangkan, hingga mendekati Lebaran rupan...

Selengkapnya

Pertemuan RI-Malaysia Harus Hasilkan Keputusa

Tanjungpinang, Pertemuan Menteri Luar Negeri RI dan Malaysia di Kinabalu hendaknya menjadi dasar keing...

Selengkapnya

Berita Pilihan

Error: Any articles to show

Perampokan Di Palembang Rambah Perumahan
Senin, 06 September 2010 21:02    PDF Cetak E-mail

perampok_copy_copyPalembang, Aksi kriminalitas menjelang Idul Fitri di Kota Palembang semakin meningkat,  bahkan para perampok menggunakan senjata api rakitan yang memakan satu korban jiwa.

Kabid Humas Polda Sumsel, AKBP. Sabarudin Ginting,  kepada RRI mengatakan, masyarakat diharapkan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan agar jangan menjadi korban kejahatan. Polda Sumsel melihat indikasi sasaran kejahatan bukan lagi perbankan maupun toko mas, namun sudah masuk ke komplek perumahan.

Akhir pekan kemarin, perampokan kembali terjadi dikawasan Rimba Kemuning, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, seorang korban ditembak pelaku dengan senjata rakitan.

Ada enam perampok yang berhasil membawa lari Rp 40 juta uang korban, bahkan dua diantaranya merupakan pelajar kelas 3 SMA dan saat ini polisi sudah berhasil mengamankan beberapa pelaku kejahatan tersebut.  (Agrani Sihombing /DS)

 
Enam WNA asal Afghanistan ditangkap Polisi Sulawesi Tengah, Imigrasi Palu membenarkan peristiwa penangkapan tersebut
Minggu, 05 September 2010 19:17    PDF Cetak E-mail

imigran_gelap_-_antara_fotoPalu,sulteng, -Imigrasi Palu, Sulawesi Tengah membenarkan adanya penangkapan empat warga negara asing (WNA) asal Afghanistan oleh aparat keamanan Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng.

Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudensi) Kota Palu Yusuf Sadu, Minggu (05/09) malam kepada ANTARA mengatakan WNA yang belum diketahui namanya itu, saat ini masih diperiksa di Mapolda Sulteng.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Imigrasi dari sumber di Polda Sulteng, mereka berangkat dari Jakarta menuju Palu dengan menggunakan pesawat Batavia Air.

Mereka ditangkap karena diduga tidak memiliki dokumen keimigrasian.

Menurut Yusuf Sadu, penangkapan terhadap warga Afganistan dalam Wilayah Sulteng baru untuk pertama kali.             Belum ada keterangan lebih lanjut apakah empat warga asing tersebut akan diserahkan Polda Sulteng kepada Imigrasi malam ini juga.

Beberapa bulan lalu, enam WNA asal Filipina dan India juga ditangkap petugas karena melanggar UU keimigrasian. Enam WNA itu sudah di pulangkan ke negara asal karena visa yang dikantongi mereka adalah untuk kunjungan terbatas.

Sementara kenyataannya, mereka justru bekerja sebagai tenaga asing pada salah satu perusahaan di Jakarta yang memenangkan tender pembangunan dan pemasangan intalasi listrik PLN di Palu.(ant/HR)

 
Polisi Bangkal;an tempatkan penembakan jitu dikawasan jembatan Suramadu sisi Madura dalam antisipasi tindak kriminal saat mudik
Minggu, 05 September 2010 16:55    PDF Cetak E-mail
JEMBATAN_SURAMADU_SISI_MADURABangkalan, Madura, -Dalam upaya mengantisipasi adanya tindak kriminalitas di kawasan jembatan suramadu pada arus mudik dan balik lebaran kali ini, jajaran Polres bangkalan terjunkan tim penembak jitu atau sniper.

Jajaran Polres Bangkalan pada arus mudik dan balik lebaran idul fitri 1431 H ini, menerjunkan tim penembak jitu (sniper) di kawasan Jembatan Suramadu pada bagian sisi Madura

Kepala Bagian Operasional Polres Bangkalan Kompol Abdul Rokhim menuturkan sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas khusunya di kawasan jembatan suramadu, pada arus mudik dan balik kali ini, pihiknya menerjunkan tim penambak jitu, karena dipastikan pengguna jasa jembatan Suramadu padat dan hal ini tidak menutup kemungkinan adanya aksi tindak kriminalitas

Abdul Rohim,juga mengakui sudah menerjunkan 68 personel ke pos pengamanan di sekitar akses jembatan Suramadu pada bagian sisi madura, semenetara untuk pos pam di dermaga Kamal hanya di jaga oleh 48 personel. serta satu peleton di siagakan di mapolres Bangkalan, apabila suatu waktu dibutuhkan maka anggota tersebut siap meluncur ke lokasi. (mifthahol umar/HR)
 


Halaman 1 dari 369